[Nekad Blusukan] Sam Tung Uk: Hong Kong Tempo Doeloe

"Sam Tung Uk Museum, komplek perumahan tempo doeloe ala Hong Kong ini merupakan salah satu situs sejarah peninggalan masa lampau yang menggambarkan kehidupan masyarakat Hong Kong, khususnya masyarakat klan Hakka (marga Chan) yang berasal dari propinsi Guang Dong, China. ," lanjutnya.

[Nekad Blusukan] Lei Yue Mun, Eksotisme Wisata Kampung Nelayan

Orang bilang: foto-foto cantik itu biasa, foto-foto ekstrem itu barulah luar biasa.

[Nekad Blusukan] Sheung Wan: Pusat Graffiti di Hong Kong

Tai Ping Shan merupakan daerah Sheung Wan bagian atas. Area ini terkenal sebagai tujuan pecinta seni dengan aneka galeri serta barang-barang antiknya. Sehingga tak salah jika Sheung Wan menjadi salah satu pusat grafiti di Hong Kong.

[Nekad Blusukan] Plesir ke Pacitan

Pantai Teleng Ria berada di teluk Pacitan. Ini adalah salah satu pantai yang menjadi jargon tanah kelahiran presiden SBY. Tanah berumput hijau terhampar luas sebelum mencapai bibir pantai. Bunga bakung ungu menyembul di antara rerumputan itu. Ada juga segerombol pohon cemara jarum dan tunas kelapa yang mesih rendah. Wow, indah bukan buatan.

[Nekad Blusukan] Hong Kong Rasa Kanada

Sweet gum bukanlah mapel. Bentuk daunnya ada yang menjari 3, 4 dan 5. Ukurannya pun berbeda sesuai dengan musim di mana pada musim semi, daunnya lebih lebar.

2016-12-18

[Curcol] Korban Sayembara


================+++=============

Korban Sayembara

Mengadu nasib di tanah Bauhinia demi perbaikan ekonomi keluarga di tanah pertiwi membawa kita dalam berbagai pengalaman dan petualangan. Kadang kita tertawa, kadang menangis, kadang tertawa sambil menangis. Kalau mau menuliskannya, sebenarnya ada ratusan bahkan ribuan kisah di balik pundi-pundi devisa negara. Jumlah itu bergerak linear, searah dengan jumlah pahlawan devisa itu sendiri.

Salah satu kisah yang sempat terekam di bawah langit Taipo adalah perseteruan abadi antara Eni dan ndoro juragannya, yang selalu ia panggil dengan sebutan babe. Pekerja migran ngapaker asli Banjarnegara ini memang super cerewet masalah pekerjaan termasuk ngromyangi ndoro juragannya, yang meskipun American native, tapi tetap saja kalah debat dalam bahasa Inggris. Tentu, kecerewetannya ini tetap dalam ranah domestik.

Lah gimana ndak cerewet, hawong apa-apa mintanya selalu last minute. Bahkan, babenya ini kalau sudah tiba jadwalnya mantengin bola di teve, Eni selalu diusir dari rumah dengan durasi 2x45 menit plus injury-time. Padahal, Sodara-sodara, rumahnya itu tingkat tiga. Kalau toh butuh satu ruang atau satu lantai untuk privasi nonton pertandingan sepak bola seorang diri, toh masih ada kamar atau lantai lainnya buat Eni selonjoran atau ndulit-ndulit HP kesayangan. Tapi ya gitu, titah ndoro juragan yang rada-rada saklek itu dilakoninya hingga nambah kontrak kedua. Toh Eni enjoy-enjoy saja. Sebab, doksi bisa halan-halan ataupun shopping tipis-tipis. Paling-paling kalau dompet sudah cemet serupa perut para model Victoria secret, dia bisa gingkai-gingkai dengan teman-teman di Hung Lok Yuen yang pada jago masak. Apalagi kalau bukan acara tai sik wui'. Well ... segala hal yang membuatnya betah itu adalah karena ia butuh.

Tapi, meski sebutannya seteru abadi, ternyata hubungan antara kungyan dan ndoro juragan itu melahirkan kasih sayang yang tak terucapkan. Bahkan, nyonya majikan sering membelanya apabila perseteruan dengan ndoro juragan tengah menggelora.

"Kamu jangan memarahi Eni. Kalau mau marah, marah saja sama aku, istrimu. Aku merekrutnya buat kerja, bukan buat kamu marahi." (Kira-kira begini ucapan nyonya majikan kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia). Bukan babe kalau tidak membela diri.

"Suaraku memang nge-bass, honey, bukan memarahi Eni. I am sorry," babe menimpali. Di dapur, dalam jarak sepelemparan batu, nyelempit antara kulkas dan kompor gas, Eni ngakak dalam hati.

Eni pura-pura pasang wajah jutek. Sekali-kali babe perlu dikasih pelajaran, ujarnya. Demi meluluhkan hati kungyan kesayangan sang istri, babe pun merayu Eni. Ia meminta Eni agar membelikan sebuah sabun cair merek 'Mahal dan Susah Dicari' dengan melungsurinya uang berwarna coklat, 500-an dolar.

"Ambil saja uang kembaliannya," kata babe. Eni njuk semrinthil, terlupa dengan akting marahnya tadi. Lah gimana cobak? Uang dolar, jeh, bukan uang monopoli.

Dan ... benar saja, sabun cair itu benar-benar mahal dan susah didapatkan. Ia sampai woro-woro di akun pesbuknya sembari melampirkan gambar dan merek sabun yang dimaksud dengan embel-embel sayembara lantaran pengembaraannya ke barat mencari kitab suci ... mmm maksudnya pengembaraan Eni dari Taipo ke Shatin hingga Kowloon Tong belum menemukan hasil hingga berhari-hari.

Kali ini babe menaikkan hadiah 'sayembara'. Uang 500 dolar yang seyogyanya sebagai alat tukar sabun cair itu akan menjadi milik Eni seutuhnya asalkan ia bisa menemukan barang yang dimaksud. Eni makin bernapsu mendapatkan barang yang diminta Babe. Hingga soulmate-nya, initial W, yang demen tersesat ke jalan yang benar, mengabarinya sebuah toko yang menjual barang-barang merek 'Mahal dan Susah Dicari'. Tanpa membuang tempo, Eni bergegas menuju tekape.

Taraaaa... Perjuangan Eni selama hampir seminggu itu berbuah manis. Babe sampai geleng-geleng kepala, goyang jempol dan koprol lantaran salut akan keuletan perempuan yang pintar masak a-la western ini. Dengan terpaksa, ia menerima sabun cair pesanannya plus uang kembalian sembari melungsurkan selembar dolar berwarna coklat.

Eni nyengir sambil menaikkan alisnya dua kali, ngece ndoro juragane sing ora kece babar blas. Sejuk banget dah kipas-kipas pakai selembar uang 500-an dolar.

Ah, dasar Eni korban sayembara gaje (gak jelas)!

***
Risna Okvitasari

Artikel terkait.

2016-12-16

[Kuliner] Kuah Bligo Campur Sayur Asin dan Babi

Sayur asin yang saya gunakan ini biasa disebut 'tai tau choi'. Bisa dibeli di pasar tradisional yang menjual  aneka sayur asinan seperti: mui choi, ham choi, ebi, telur asin, telur ayam,  dll. Karena rasanya sudah asin, kita nanti tidak perlu menambahkan garam. Tar mama mertua bilang  kalo air lautnya pindah ke panci. 😊

Saya juga mau menggarisbawahi, bahwa kuah ini berbahan utama daging babi. Sangat tidak disarankan bagi yang mengharamkannya. Namun, sah-sah saja bagi mereka yang menghalalkannya karena untuk  Kuah ini berangkat untuk pencegahan panas dalam_ingat! Mencegah lebih baik daripada mengobati. 

Selamat mencoba. 

><

=======================¶¶¶====================

Bahan utama, jahenya tidak tampak. 

Bahan :
  • Beligo (winter melon/ tung kwa) ± $10
  • Tai tau choi (preserved vegetable) ±$5
  • Daging babi (pork) ± $20
  • Jahe 
Cara Masak :
  • Daging babi dipotong-potong lalu dialupi. 
  • Beligo dicuci bersih, dikupas dan dipotong  besar-besar. Sedangkan sayur asin dicuci dan dipotong tipis dengan ketebalan ± 1cm.
  • Didihkan air, masukkan jahe geprek ± 4 lembar,  didihkan sebentar lalu masukkan babi dan rebus ± 30 menit. 
  • Masukkan beligo dan sayur asin. Rebus lagi ± 20 menit.  
  • Siap dihidangkan. 

================================================================


PS. 
Ini adalah cara saya mencatat resep masakan yang telah saya praktekkan. Bila bermanfaat, silakan share-comment-like. Terimakasih. 

2016-12-14

[Kuliner] Mustard Kuah Babi dan Telur Asin Rasa Haram

Mustard, yang dalam bahasa Kantonis disebut 'kai choi', biasanya untuk kwan tong alias kuah yang dimasak dalam tempo yang singkat. Ada beberapa varietas Mustard, tapi kali ini kita pakai yang berbungkul, yang bentuknya seperti kubis. Resep ini khusus bagi yang mengkonsumsi dan menghalalkan daging babi saja. 

Selamat mencoba. 

><

====================+++================

Bahan:

  • Mustard (kai choi)  1 bungkul (± $10) 
  • Daging babi (± $20)
  • Telur asin 1 butir (± $2)
  • Jahe geprek 
  • Garam (optional) 

Cara buat:
  • Mustard dipotong-potong. 
  • Daging babi dipotong-potong lalu dialupi sebentar. 
  • Panaskan air, masukkan jahe dan daging babi. Godog minimal 30 menit. 
  • Masukkan mustard dan kuningnya telur asin. 
  • Tambahkan garam dan masukkan putihnya telur asin. Aduk sebentar dan tutup panci. Diamkan ± 3 menit. 
  • Siap disajikan. 

===============+++=============================




PS. 
Ini adalah cara saya mencatat resep masakan yang telah saya praktekkan. Bila bermanfaat, silakan share-comment-like. Terimakasih. 

2016-12-12

[Kuliner] Daging Sapi Masak Tomat Versi Mantan Pacar

Wortelnya ga kelihatan.

Mah-mamah, kalo lebaran qurban kan stok daging sapi lumayan banyak. Mau dimasak kare sapi, sate sapi, rendang Padang, semua sudah dicoba. Nah, mah-mamah bisa nih nyoba versi western. Daging sapi ini bisa memakai daging es-esan loh. Satu bungkus biasanya beratnya dua pound. Cara masaknya juga gampang_yang ribet adalah menyesuaikan selera mama mertua dan anaknya (alias  mantan  pacar) hahaha. 

Selamat mencoba.

>•<

==================================================

Bahan:
  • Daging sapi (2 pound, ± 65 HKD)
  • Tomat (4-6 buah, ± 13 HKD)
  • Bawang Bombay (3 buah, ± 7 HKD)
  • Bawang putih (6-7 siung) 
  • Wortel besar (2 buah, ± 8 HKD)
  • Pasta tomat 1 kaleng (± 6 HKD) 
  • Gula batu
  • Garam
  • Minyak

Cara buat:
  • Daging sapi dipotong dadu, dialupi, tiriskan, lalu goreng di atas wajan anti lengket tanpa minyak.
  • Bawang bombai potong tipis memanjang. Tomat dan wortel dipotong besar-besar.
  • Panaskan wajan, kasih sedikit minyak, oseng bawang bombai hingga layu.
  • Masukkan tomat, masak hingga sedikit hancur. Tambahkan garam.  Masukkan pasta tomat. 
  • Masukkan daging sapi dan wortel. Tambahkan air panas dan gula batu.
  • Ungkep hingga empty (±60 menit apo sedang)  dan cicipi Rasa nya hingga berasa 'mantannn' (manteb tenannn).

===================================================
PS:
Ini adalah cara saya mencatat resep masakan yang telah saya praktekkan. Bila bermanfaat, silakan share-coment-like. Terimakasih.


Related articles.

Tauco Masak Ikan-Tahu.

Ayam Masak Nanas a la Menantu Idaman Mama Mertua

2016-12-08

[Kuliner] Ayam Masak Nanas a la Menantu Idaman Mertua


Selain praktis, bahan-bahan membuat masakan a la menantu idaman mama mertua ini mudah didapat di supermarket atau penjual bahan makanan yang dibekukan. Memang sih, bahan yang segar lebih dahsyat. Tetapi, jika menyesuaikan isi kantong dan waktu yang mepet, pakai ayam es-esan atau nanas kalengan 'kan nggak papa.

Selamat mencoba.

>•<
=================================================

Bahan:
  • Ayam 1 ekor (± 55 HKD)
  • Nanas 1 kaleng (isi 4 potong, ± 6 HKD)
  • Jahe
  • Bawang putih
  • Gula
  • Garam
  • Merica
  • Minyak goreng untuk menumis

Cara buat:
  • Potong-potong ayam, bumbui dengan garam dan merica. Diamkan minimal 30 menit.
  • Panaskan sedikit minyak, tumis bawang putih dan jahe hingga harum.
  • Masukkan ayam, masak hingga kulit mengkerutkan/ sedikit kekuningan.
  • Masukkan air nanas kalengan, tambahkan gula dan garam. Ungkep hingga matang.
  • Cicipi rasanya agar sesuai selera mama mertua dan anaknya. Jika sudah pas, angkat dan hidangkan selagi panas.

=================================================


PS:
Ini adalah cara saya mencatat resep masakan yang telah saya praktekkan. Bila bermanfaat, silakan share-coment-like. Terimakasih.

Related articles.

- Tauco Masak Ikan-Tahu.

2016-12-06

[Kuliner] Tauco Masak Tahu-Ikan


Rasanya: ikannya gurih, tahunya lembut-kenyal bercampur dengan wangi tauco dan daun bawang. Ada manis - asin - wangi. Cocok untuk yang tidak suka pedas. Buat bekal makan siang juga oke loh.

>•<

---------------------------------------------------------------------------------

Bahan:
- Wan Yue Lam (± 40 HKD)
- Tahu putih (3 potong, ± 9 HKD)
- Tahu pok/ tahu gembos (± 6 HKD)
- Daun bawang (3 batang, ± 2 HKD)
- Jahe ( 4 iris)
- Tauco/ Minsi (2 sdt, ± 2 HKD)
- Garam
- Air

Cara buat:
- Ikan dipotong-potong, lumuri dengan garam.
- Panaskan minyak, masukkan jahe, goreng ikan setengah matang, sisihkan.
- Tahu dipotong jadi empat bagian, goreng pada bekas goreng ikan tadi.
- Masukkan tauco, ikan, tahu pok, air.
- Masukkan daun bawang (potong memanjang) dan garam.
- Masak (mun) hingga air tinggal sedikit.
- Sajikan.

-----------------------------------------------------------------------------------






PS:
Ini adalah cara saya mencatat resep masakan yang telah saya praktekkan. Bila bermanfaat, share-coment-like. Terimakasih.

Related articles: 

- Ayam masak nanas a la menantu idaman mama mertua.

2016-11-12

Fansgirl NOAH Yang Hatinya Patah Terbelah-Belah


Fansgirl Noah yang Hatinya Patah Terbelah
================================

Beberapa waktu lalu, sebuah band aseli Indonesia, Noah, mengguncang stadium Elizabeth - Wan Chai, Hong Kong. Konser yang diadakan seharian dan dibagi dua sesi itu telah menyedot ribuan penggemarnya, yang sebagian besar adalah tenaga kerja asal Indonesia di Hong Kong, yang 99%-nya adalah wanita, yang semuanya cantik juwita_kalau ada wanita yang ganteng 'kan hololll.

Gegap gempita makin menyeruak manakala konser itu tiba di depan mata. Salah satu dari ribuan fansgirl garis keras itu adalah Ucan. Ia telah menanti band kesayangannya itu sejak delapan tahun yang lalu. Ckckck, delapan tahun! Otomatis, ia tak mau melewatkan kesempatan maha langka ini dong, ya. Di mana dan kapan lagi ia bakal bertemu muka secara langsung, meski jarak antara panggung dan tempat duduk penonton itu masih terbentang berhasta-hasta. Mau nongtong konser kalok sudah balik ke Indonesia? Fiuhhh, mahal di ongkos, mahal di transport.

Nah, menjelang hari H konser, Ucan membuat video penyambutan sebagai bentuk rasa cinta dan kerinduannya pada Noah dan lalu mengunggahnya di jejaring sosial, pesbuk. Ia nodong teman-temannya untuk turut serta dalam kegilaannya dengan cara setor foto atau video sebagai bahan yang seyogyanya ia olah menjadi video penyambutan itu. Ya maklum, Ucan memang gila-tapi-bangga yang kadarnya mengkhawatirkan, yakni: 1000%. Parahnya, ia juga suka menularkannya.

Virus itu terus ia sebarkan. Teror pun ia lepaskan di wosap dan inbox. Pokoknya, hari-hari menjelang konser adalah hari-hari horor bagi sebagian besar teman-temannya. Saya adalah salah satu korban kegilaannya__tolong selamatkan saya. Pada hari H yang dimaksud, bahkan ketika subuh baru saja memayungi langit Hong Kong, ia sudah menyiapkan diri, mulai dari mandi pagi, semprot parfum wangi, hingga pakai kostum paling kece badai sebelum berlari ke stadium untuk ngantri__ tapi kok tidak menyebutkan gososk gigi?

Pada siuce juragannya, ia pamit dengan takjim serupa murid dari padepokan beladiri turun gunung. Ia mewanti-wanti pada siuce agar 'orok jaman baheula' alias nenek asuhnya, dijagain bener-bener. Ya maklum, kadang siuce kurang sabar menghadapi lansia yang sudah 'munggah mesin itu.

Sebagai makhluk sosialita yang selalunya ngehits dan up to date, ia tak mau kalah dengan para pekerja migran lainnya yang berada di arena konser. Ia sibuk berswafoto, cekrek-cekrek cantik dari berbagai angle serta merekam aksi band kesayangannya itu. Sesekali mulutnya menirukan lagu yang dibawakan vokalis. Pada suatu kesempatan, ia meneriakkan nama idolanya.

Berbeda dengan fansgirl kebanyakan yang mati-urip mengidolakan sang vokalis, Ucan memilih untuk menyembah daun beluntas ... eh bukan, maksudnya ia ngefans pada sang gitaris. Orang yang bisa jago main gitar itu romantis, katanya. Welahhh, masa sampeyan ndak tau, Kak, sang vokalis juga jago metik gitar, keleus. Lagian, apa mau sampeyan dijadikan gitar yang hanya didatangi dan dimainkan kala si pemilik merasa bosan__trus baper.

Konser sesi pertama pun usai. Lima belas lagu mengalun dengan indahnya. Penonton tampak terhipnotis, terkesiap dengan aksi panggung secara live itu. Dan ... bagaimana pun, waktulah yang harus memisahkan (setelah beberapa jam lalu menyatukan). Semua kembali pada titik edar masing-masing. Ucan pun kembali ke jadwal liburnya, menikmati masa istirahat dari peran upik abu sambil glosaran di pojok Victoria sana.

Nah, untuk menajamkan memori dalam labirin otaknya tentang konser maha dahsyat tadi, ia mampir ke perpus untuk mengecek hasil swafoto dan rekaman. Tapi ya gitu, meski raga sudah sampai di perpus tetapi hati masih tertinggal di stadium, konsletlah pesan otak pada otot. Ketika otak memerintah untuk mengeklik sekali, ternyata tangan melakukan double klik. Niat awal hanya mendelete satu video, malah satu folder video raib semua. Hati pun seperti patah terbelah-belah. Rasanya pengen nangis nanah_karena nangis darah sudah mainstreamlah.

"Gampang, Kak. Tinggal ijin nyedot foto atau video yang bertebaran di beranda pesbuk. Unduh di yucup juga bisa. Kan sama aja," saran seorang teman.

"Ya bedalah, di videoku ada suaraku yang meneriakkan nama Uki ailafyu." Gubrakkk ... si teman pura-pura pingsan. 

Duh, pukpuk, Ucan.
***

Apakabarplus, Des 2016.

Artikel terkait.