[Nekad Blusukan] Sam Tung Uk: Hong Kong Tempo Doeloe

"Sam Tung Uk Museum, komplek perumahan tempo doeloe ala Hong Kong ini merupakan salah satu situs sejarah peninggalan masa lampau yang menggambarkan kehidupan masyarakat Hong Kong, khususnya masyarakat klan Hakka (marga Chan) yang berasal dari propinsi Guang Dong, China. ," lanjutnya.

[Nekad Blusukan] Lei Yue Mun, Eksotisme Wisata Kampung Nelayan

Orang bilang: foto-foto cantik itu biasa, foto-foto ekstrem itu barulah luar biasa.

[Nekad Blusukan] Sheung Wan: Pusat Graffiti di Hong Kong

Tai Ping Shan merupakan daerah Sheung Wan bagian atas. Area ini terkenal sebagai tujuan pecinta seni dengan aneka galeri serta barang-barang antiknya. Sehingga tak salah jika Sheung Wan menjadi salah satu pusat grafiti di Hong Kong.

[Nekad Blusukan] Plesir ke Pacitan

Pantai Teleng Ria berada di teluk Pacitan. Ini adalah salah satu pantai yang menjadi jargon tanah kelahiran presiden SBY. Tanah berumput hijau terhampar luas sebelum mencapai bibir pantai. Bunga bakung ungu menyembul di antara rerumputan itu. Ada juga segerombol pohon cemara jarum dan tunas kelapa yang mesih rendah. Wow, indah bukan buatan.

[Nekad Blusukan] Hong Kong Rasa Kanada

Sweet gum bukanlah mapel. Bentuk daunnya ada yang menjari 3, 4 dan 5. Ukurannya pun berbeda sesuai dengan musim di mana pada musim semi, daunnya lebih lebar.

2020-05-15

Rhino Rock Hike - 斜炮頂 - Che Pao Deng


Hong Kong (HK) memiliki formasi geografi unik di beberapa jalur pendakian berbatu. Bebatuan yang bentuknya unik ini akibat aktivitas vukanik kuno. Salah satunya berbentuk badak di Stanley, HK island. Mendaki Rhino Rock tergolong pendakian yang pendek sejauh 1 km dengan durasi sekitar 45 menit (tidak termasuk foto-foto), juga cocok untuk pendaki pemula atau pro. Meski demikian, medan pendakian tidaklah mudah. Banyak bebatuan besar sehingga kita lebih cenderung untuk memanjat ketimbang mendaki.

Di jalur Rhino Rock tidak ada puncak yang harus di taklukkan mengingat ketinggiannya sekitar 200 mdpl. Setelah kita melewati semak ataupun rumpun bambu, pemandangan Tung Tau Wan sampai Tai Tam Bay yang begitu indah telah menanti. Namun, kita harus hati-hati di jalur yang curam dan berbahaya di beberapa titik serta rumpun bambu yang tajam bisa menggores kaki atau lengan.

Jadi, teman-teman pekerja migran yang hendak ke sana, haruslah ekstra hati-hati, memakai kostum yang tepat, dan diharapkan menyiapkan perbekalan yang cukup termasuk pakai membawa sarung tangan dan mental yang kuat agar tidak gentar berada di atas ketinggian.

Cara ke sana.

Ada beberapa cara untuk menuju Rhino Rock trail. 
Dari MTR Sai Wan Ho exit B, kita menuju terminal bus Grand Promenade, di sebelah Sau Kei Wan Typhoon shelter. Lalu naik bus nomor 14 arah Stanley dan turun di pemberhentian terakhir di Stanley Fort.
Dari Central, naik bus nomor 6A arah Stanley Fort dan turun di pemberhentian terakhir di Stanley Fort.
Dari Stanley market, kita bisa berjalan di sepanjang Stanley main road sampai di historical Stanley Pat Kan Uk, ikuti arah menuju Wong Ma Kok road. Setelah melalui tangga dan berjalan selama 20-30 menit di Wong Ma Kok road, kita sampai di stanley fort.
Dari sini kita ikuti jalur pendakian hingga ke puncak dengan ikon batu berbentuk kepala badak. Kita bisa mengikiti pita penanda jalan untuk kembali ke bawah. Untuk pulang, kita naik bus nomor 14 atau 6A san kita akan kembali ke titik start tadi.

Ingat: saat berfoto-foto, jangan mengambil angle yang terlalu ekstrem. Keselamatan harus kita utamakan.

Selamat berlibur.

Ref :

- localiiz.com
- gethigh-hk.com
- blog.thetripguru.com

2020-05-08

Hiking Tipis-Tipis ke AP LEI CHAU


Hiking Tipis-Tipis ke AP LEI CHAU 

Jika minggu ini kamu telah mengecek perakiraan cuaca dan mendapati cuaca cerah, ada baiknya kamu merencanakan hiking tipis-tipis ke Hong Kong (HK) island bagian barat. Namun sebelumnya, pastikan bahwa kamu juga selalu update info mengenai peraturan terbaru dari pemerintah HK mengenai larangan berkumpul lebih dari empat orang maupun anjuran untuk menjaga jarak di tempat umum. Kita sebagai pendatang di HK harus selalu taat pada aturan di negara kota yang sedang kita tinggali ini.

Baeglah, bang-yau, kali ini kita akan menyusuri Mount Johnston dengan ketinggian 196 mdpl dan puncak Ap Lei Pai, yang mana puncak lebih rendah yakni 68 mdpl. Dua puncak ini terhubung dengan jalan berpasir. Bila kamu berasal dari Banyuwangi, Ap Lei Pai ini serupa wisata Pulau Merah di desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

Bisa dibilang, jalur hiking ini tidaklah panjang, hanya sekitar 5 km pulang pergi. Waktu tempuh paling lama sekitar 2 jam (tidak termasuk foto-foto). Pun, bisa dibilang medan/ trek hikingnya tidak terlalu susah tetapi di beberapa bagian kita harus hati-hati. Ada tali tambang untuk mempermudah perjalanan bagi yang merasa kesulitan ketika melewati trek. Saat cuaca cerah, kita akan menemukan pemandangan yang menakjubkan terutama view Ocean park di sebelah kiri.

Bila ingin berenang di antara bebatuan yang bertebing, usahakan untuk menyiapkan baju ganti. Dan tidak lupa kami selalu mengingatkan untuk selalu menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampak di puncak.

Cara Ke Sana

Untuk ke sana, ko-wa-bang-yau  bisa mengikuti satu jalur yang kami tulis berikut. 
- Dari MTR Lei Tung, lalu keluar ke Lei Tung Estate Road. Kita cari dua bangunan berwarna kuning. Jalur masuknya diantara dua bangunan kuning tadi meski kita tidak menemukan penanda jalur ke mount Johnston. Kita berjalan lurus kemudian berbelok ke kiri sebelum berbelok ke kiri lagi dan menyusuri tangga. Cukup 10-15 menit, kita akan sampai di puncak Mount Johnston.
- Dari puncak Mount Johnston, kita bisa langsung menyeberang ke Ap Lei Pai.
- Untuk kembali pulang, kita bisa menyusuri jalan keberangkatan atau kita bisa naik sampan dengan membayar HKD 40/ perorang dari Ap Lei Pai ke Ap Lei Chau Waterfront Promenade yang dekat dengan MTR Lei Tung exit A1.

Happy Holiday. 

Ref :
- journeyera.com
- forsomethingmore.com
- https://www.journeyera.com/ap-lei-chau-to-ap-lei-pai-hike-mount-johnston/
- https://www.forsomethingmore.com/hike-ap-lei-chau-hike-ap-lei-pai-hike-mount-johnston-ap-lei-chau-hiking-guide/

2020-05-01

Jelajah Tai Tam Reservoir - Mount Parker


Jelajah Tai Tam Reservoir 大潭水務 - Mount Parker 柏架山

Hong Kong (HK) memang terkenal dengan gedung-gedung pencakar langitnya. Namun, HK memiliki banyak pemandangan alam maupun taman dan Ruang Terbuka Hijau yang bisa kita jadikan tujuan libur untuk membunuh kebosanan setelah seminggu bekerja. Pemandangan yang memesona, alam yang asri, dan udara yang sejuk akan membuat kita lebih segar. Sehingga, kita bisa melakukan aktivitas selama seminggu ke depan dengan lebih semangat.

Lagi, kita akan berjalan santai dari bendungan 'Tai Tam Reservoir' ke 'Mount Parker'. Trek ini bisa dibilang lumayan jauh dengan jarak sekitar  8 km dan dapat ditempuh sekitar 2,5 tanpa foto-foto. Sebagian orang lokal membawa binatang peliharaan atau kereta bayi menyusuri trek ini. Di beberapa titik, kita akan menemukan area BBQ, yang mana sebelum adanya pandemic COVID-19, area BBQ ini sangat ramai. Baik oleh warga lokal maupun warga pendatang dari Indonesia maupun Filipina. Mengutip laman afcd.gov.hk, Departemen Pertanian, Perikanan dan Perlindungan Alam (AFCD) menutup area BBQ dan area berkemah selama 14 hari, terhitung mulai 28 April - 11 April 2020.

FYI (for your information), Tai Tam Reservoir merupakan bendungan tertua dan terluas kedua yang dibangun di HK island bagian timur tepatnya di Tai Tam Country Park. Bendungan ini dibangun oleh pemerintah kolonial Inggris tahun 1883-1888 dengan kapasitas sekitar 1,1 juta kubik air. Setelah melalui perluasan beberapa kali, bendungan ini mampu menampung sekitar 388 juta kubik air. Sehingga, kebutuhan air di HK island bisa dipenuhi.

Rute Hiking.

- Dari MTR Sai Wan Ho exit A, kita naik bus nomor 14 dan turun di Tai Tam Country Park, Tai Tam Road. Di seberang pemberhentian bus terdapat toilet dan mesin penjual minuman. Di sana adalah titik awal trek.
- Terus berjalan dan ikuti arah penanda Wong Nai Chung - Wong Nai Chung Gap Road.
- Kemudian ikuti penanda Quarry Gap, ikuti lagi penanda bertuliskan 'distance post' H062, H061, H060. Setelah itu kita akan menemukan arah menuju Mount Parker. Dari sini, kita bisa kembali pulang menggunakan MTR dari Quarry Bay exit A.

Note: Kita juga bisa memilih jalur/ trek sebaliknya dari Mount Parker ke Tai Tam Reservoir.

Happy holiday.

Ref :
- hongkonghikinglover.com https://hongkonghikinglover.com/2018/04/23/tai-tam-reservoir-hike-to-mount-parker/
- hongkongliving.com https://hongkongliving.com/lifestyle-kids-and-family-best-stroller-friendly-walks-in-hong-kong/

2020-04-26

Yang Harus Disiapkan dan Dilakukan Saat Karantina Mandiri karena COVID-19


Dilansir dari laman Instagram Kemenkes RI, ketika seseorang merasa kurang sehat, seperti demam atau gejala penyakit pernapasan yang lain, secara sukarela agar tinggal di rumah atau tidak bekerja, tidak sekolah, atau ke tempat umum lainnya. Adapun kriteria kurang sehat yaitu demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan sesak nafas.
Apa saja yang harus dilakukan di rumah saat self-isolated atau karantina mandiri? 
1. Selalu gunakan masker. Ganti setiap hari dan langsung gunting/ rusak maskernya agar tidak direcycle sebelum dibuang ke tempat sampah tertutup, kemudian cuci tangan dengan benar. 
2. Konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, serta melakukan olahraga ringan.
3. Upayakan ruang terpisah dengan anggota keluarga yang lain dan jaga jarak dengan orang sehat minimal 1 meter. 
4. Hindari pemakaian bersama alat makan (piring, sendok, garpu, dan gelas). Cuci alat makan dengan air dan sabun. 
5. Tetap di rumah dan mudah dihubungi. Jika terpaksa harus keluar rumah, gunakan masker, serta hindari kerumunan atau keramaian. 
6. Jaga kebersihan rumah dan gunakan cairan disinfektan. 
7. Hubungi dokter/ fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Sebagaimana dinukil dari Business Insider, berikut kelengkapan yang harus disediakan di rumah bila mengisolasi diri selama dua pekan.
1. Makanan
Keluarga yang melakukan karantina, sebelumnya harus menyediakan makanan untuk 14 hari bagi setiap orang - dan hewan peliharaan bila ada.
2. Produk higienis
Pastikan Anda memiliki produk higienis rumah tangga yang cukup seperti sabun, pembersih tangan, kertas toilet, tisu, produk perawatan feminin, dan popok.
3. Obat
Jika memungkinkan, dapatkan persediaan obat resep selama 30 hari.
4. Perlengkapan P3K
Sediakan peralatan P3K di rumah untuk mengobati cedera umum, termasuk luka, goresan, bengkak, keseleo, otot tegang, salep antibiotik, kain kasa, perban, termometer, gunting, pinset, dan selimut darurat.
5. Persedian Air.
Pasokan air kemungkinan tidak akan terpengaruh oleh virus corona, tetapi jika Anda tinggal di daerah dengan air terbatas. Sediakan air untuk bertahan selama 14 hari masa karantina.

Ref: 
- kemenkes.go.id
- tirto.id
- tempo.co

2020-04-24

TETAP BUGAR SELAMA PUASA RAMADHAN DI RANTAU


Bulan Ramadan sudah tiba. Bagi sebagian besar pekerja migran di Hong Kong, menjalankan puasa juga berarti memberi pengertian kepada majikan bahwa selama satu bulan itu kita tidak makan dan minum pada siang hari. Tidak makan atau minum dalam waktu yang lama, tentu akan memengaruhi kinerja kita. Lalu, bagaimana menjaga tubuh supaya tetap bugar?

  • Tidak Melewatkan Sahur


Makan sahur adalah elemen terpenting sebelum puasa. Ada kalanya makan terlalu pagi membuat rumah majikan sedikit gaduh. Bila memungkian, siapkan dulu makanan untuk sahur sebelum kita tidur. Roti, susu, buah, sereal atau makanan sachetan siap saji bisa menjadi pilihan agar tidak waktu sahur tidak terlalu lama.

  • Segera Berbuka Puasa


Menyegerakan berbuka merupakan sunnah puasa tetapi disarankan agar makan dan minum secukupnya. Kita bisa berbuka dengan air putih, kurma, buah, jus, dll. Setelah perut beradaptasi dan mencerna makanan berbuka tadi, kita bisa mengkonsumsi nasi atau makanan lain. Tapi ingat, makan terlalu banyak bisa membuat sakit perut dan heartburn. Terlalu kenyang akan membuat kita mengantuk saat ingin melakukan ibadah lainnya seusai jam kerja.

  • Banyak Minum Air Putih, Sayur dan Buah


Meski berpuasa, usahakan tetap minum air yang cukup. Kita bisa menyiasatinya dengan minum dua gelas semasa berbuka, empat gelas pada malam hari, dan dua gelas saat sahur. Sedangkan untuk menu berbuka atau sahur, jika memungkinkan, perbanyak mengkonsumsi buat dan sayur. Kandungan serat pada buah dan sayur membuat tubuh mencerna makanan lebih lama sehingga kita tidak cepat merasa lapar.

  • Melakukan Olahraga Ringan


Meski seminggu satu atau dua kali, kita perlu melakukan olahraga agar tubuh kita tetap bugar. Pilih olahraga ringan seperti jalan kaki atau jogging. Kita bisa memilih waktu menjelang berbuka puasa atau malam hari agar bisa segera minum bila berkeringat.

Untuk jadwal puasa bisa kita dapatkan dari masjid-masjid, lembaga dakwah atau Konsulat Jenderal Republik Indonesia. Untuk tahun 2020 ini, berikut jadwal puasa yang telah dihimpun dari Islamic trust Hong Kong. 


Ref :
- matahidup.com
- hellosehat.com

2020-04-17

WOW, ADA LANDASAN HELIKOPTER DI PUNCAK TERTINGGI KOWLOON (飛鵞山)


Hiking adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Selain untuk menjaga kebugaran, pemandangan alamnya yang hijau akan memberi penyegaran tersendiri bagi tubuh kita. Hanya saja, di tengah mewabahnya pandemik COVID-19 seperti sekarang, kita harus tetap memantau pemberitaan terbaru dari pemerintah Hong Kong mengenai aturan jaga jarak atau social distancing. Jangan sampai kita mendapat sanksi karena melanggar aturan pemerintah.

Kali ini kita menuju Kowloon Peak atau yang juga terkenal dengan nama FEI NGO SHAN (飛鵝山). Fei Ngo Shan merupakan puncak tertinggi di distrik Kowloon dengan ketinggian 602 mdpl dan terletak di Ma On Shan Country Park. Berada di bagian Timur Laut Kowloon, trek menuju Fei Ngo Shan bisa dibilang trek yang berbaya dan curam di beberapa bagian. Oleh karenanya, kita akan mencoba trek paling pendek dari bebarapa jalur yang biasa dilalui pendaki. Tapi ingat, savety first, ya.

Perjuangan kita mendaki akan dibayar dengan sebuah hal unik. Di puncak Fei Ngo Shan kita akan kita akan menemukan sebuah menara transmisi dan sebuah landasan helikopter (Helipad). Agak bergeser dari helipad, kita akan disuguhi pemandangan semenanjung Kowloon yang begitu spektakuler. Kita bisa melihatnya sejauh mata memandang. Dan spot yang paling terkenal bagi para petualang, pendaki maupaun fotografer adalah "Suicide Cliff". Dan seperti biasa, kami selalu mengingatkan untuk selalu menjaga keamanan, membawa bekal/ air yang cukup, memakai pakaian yang nyaman serta menjaga kebersihan. Untuk foto-foto dengan sudut pandang ekstrem, diharapkan agar senantiasa berhati-hati.


Rute.

- Kita mulai perjalanan kali ini dari stasiun MTR Choi Hung exit C2/ C1, kita akan naik minibus hijau nomor A1. Katakan pada supir turun di Fei Ngo Shan Road. Bila tidak memungkinkan, kita bisa naik taksi atau berjalan dari MTR Choi Hung exit B dan kita menyusuri Clear Water Bay Road sekitar 1,4 km.
- Dari pemberhentian minibus hijau di  Fei Ngo Shan Road, jalan lagi sekitar 30 menit. Setelah menemukan pertigaan dengan penanda bertuliskan Ma On Shan Country Park, ikuti arah kiri. Jalan saja terus, di sebelah kiri ada jalan setapak dengan penanda utama bertuliskan "danger", itulah jalan menuju Kowloon Peak. Sttt, hati-hati, beberapa menit nanjak, di sebalah kanan jalan kita akan menemukan makam.
- Ikuti jalur setapak dan berbatu, di beberapa titik penanjakan kita akan dipenuhi dengan rimbun pepohonan, kemudian semak-semak lalu ilalang.
- Saat menikmati puncak, kita bisa turun mengikuti jalur dan jalur shotcut (potong kompas), di beberapa bagian akan ada penanda berupa pita yang akan menuntun kita sampai bawah.

Happy Holiday.

Ref:
- http://www.hongkonghikes.com/2018/10/safest-easiest-short-route-to-kowloon.html
- http://unseenhongkong.com/2017/02/suicide-cliff-hong-kong-kowloon-peak/
- https://en.wikipedia.org/wiki/Kowloon_Peak

2019-11-13

Bengkel Mobil Yang Berubah Menjadi TPQ

Team hadroh

“Emang ada ya TPQ di Tanah Lot?”

Kalimat di atas sering kali terdengar ketika saya mengatakan di dekat tempat kerja saya ada TPQ. Secara Tanah Lot dengan ikon Pura Luhur Tanah Lotnya sudah terkenal hingga penjuru dunia. Banyak yang tidak percaya bahwa kaum muslim minoritas memiliki komunitas dan ‘tempat’ untuk menimba ilmu agama atau acara peringatan hari besar Islam lainnya.

Sebuah bengkel di desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, ini tidak ada bedanya dengan bengkel mobil pada umumnya. Namun, ketika matahari semakin condong ke barat dan aktivitas bengkel mulai berhenti, anak-anak usia SD dan SMP berdatangan. Sebagian besar dari mereka diantar orangtua, beberapa diantaranya datang sendiri mengendarai motor. Ya, bengkel bernama DOEL Auto ini berubah menjadi tempat mengaji bagi anak-anak Muslim yang berdomisili di sekitar area wisata Tanah Lot dengan nama Taman Pendidikan Quran (TPQ) Al Hidayah.

Memang, idealnya/ umumnya, sebuah tempat belajar mengaji menyatu dengan area mushola atau Masjid. Namun, terbatasnya jumlah masjid atau mushola di sekitar Tanah Lot tak membuat pengasuh sekaligus penanggung jawab TPQ, Mbah Doel, kehilangan akal untuk memanfaatkan bengkel miliknya untuk digunakan sebagai TPQ. Karena belajar bukan hanya tergantung tempatnya tetapi juga niat, semangat dan ragat para pelakunya.

Hingga saat ini, santri TPQ Al Hidayah berjumlah sekitar 150-an anak. Dengan jumlah sebanyak itu, Mbah Doel,  dibantu oleh dua ustadz dan seorang ustadzah. Jangan dibayangkan bagaimana kondisinya, yang mana sangat berbeda dengan ruang kelas TPQ modern pada umumnya. Saat proses belajar mengajar, setengah dari lantai bengkel akan ditutup dengan terpal atau banner bekas, kemudian atasnya dilapisi dengan karpet. Ada bangku-bangku memanjang yang berubah fungsi menjadi meja. Proses belajarnya dilakukan dengan lesehan. Sedangkan ustadznya mengajar dengan menggunakan blackboard yang digantung di tembok.

Kondisi seperti ini mengingatkan saya pada masa-masa awal saya belajar Iqra. Pun suasana mengaji dengan cara lesehan seperti ini melempar memori saya saat melihat langsung bagaimana anak-anak Muslim keturunan Pakistan mengisi Ramadan di masjid Jami’ Kowloon. Di mana, ketika Ramadan tiba, suasana ruang sholat wanita menjadi lebih ramai. Para WNI menggunakannya untuk kegiatan keagamaan, baik membaca al quran, hafalan, sholat, maupun pengajian. Sedangkan anak-anak, yang sebagian besar adalah keturunan Pakistan tadi, akan duduk menghadap bangku-bangku panjang di pinggir area sholat wanita sambil menghafal alquran yang dipandu oleh seorang ustadzah berwajah Asia Barat.


Suasana Sholat Tarawih di bengkel /TPQ

Sedangkan di sini, para santri TPQ Al Hidayah nampak begitu bersemangat, bahkan sejak satu jam sebelum belajar dimulai, beberapa di antaranya sudah datang. Mereka tidak hanya belajar membaca al quran tetapi juga mendapat pengetahuan keagamaan, akhlaq, kisah-kisah nabi, hingga hadrah .

Ketika bulan puasa tiba, kegiatan belajar tidak seintens ketika di luar Ramadan. Namun, beberapa santri tetap datang di TPQ. Adakalanya mereka membawa sendiri bekal berbuka puasanya atau berbuka dengan menu yang disediakan oleh TPQ. Dan … tidak menutup kemungkinan para wali santri ikut menyumbangkan makanan untuk berbuka bersama.

TPQ Al Hidayah pindah ke bengkel ‘Doel Auto’ yang sekarang sejak tahun 2013. Tahun-tahun sebelum itu, mengaji dilakukan di bengkel lama yang jaraknya tak jauh dari bengkel yang sekarang. Dari yang hanya mengajar mengaji untuk karyawan bengkel hingga gaungnya didengar oleh muslim minoritas di sekitarnya, kini banyak orangtua yang mempercayakan pelajaran mengaji bagi anak-anak mereka di TPQ ini.

“Kamu bantu dokumentasi, ya”. Begitu permintaan Mbah Doel, penggagas sekaligus pengajar di TPQ ini. Saat itu menjelang acara perayaan Isra Mi’raj, awal April 2018. Saya langsung mengiyakan karena saya memang sedang libur kerja. Itu momen pertama saya bersinggungan dengan TPQ ini. Selainnya hanya sekedar ikut sholat berjamaah bersama adik-adik TPQ.

Ada perkembangan luar biasa untuk grup hadrah TQP Al Hidayah. Hanya dalam waktu sekitar empat bulan, terhitung mulai bulan November 2018 lalu saat perayaan Maulud Nabi Muhammad saw, yang mana saat itu tim hadrah masih didominasi oleh orang-orang dewasa, kini grup hadrah sudah 90% beranggotakan anak-anak. Tentu masih dengan bimbingan ustadz atau pengajar TPQ, yakni: Mbah Doel, Pak Fauzi, Pak Zubair dan Bu Ani.


Buka bersama 

Mbah Doel menceritakan bagaimana dulu ketika awal-awal datang sebagai minoritas. Ketika mengadakan pengajian dengan kelompok minoritas muslim, ia sempat mendapat perlakuan kurang enak. Tidak heran memang karena masyarakat lokal masih trauma dengan kelompok teroris yang mengatasnamakan muslim terlebih setelah peristiwa bom Bali. Beberapa orang lokal yang sempat berbincang dengan saya mengaku saking traumanya, ketika mendengar ban motor meletus pun dikira suara bom.

Mbah Doel berharap, ada pihak-pihak berwenang yang peduli dengan keadaan TPQ ini. Sehingga TPQ Al Hidayah bisa berkembang semakin besar, baik berupa bantuan operasional maupun perluasan area belajar supaya TPQ ini tidak hanya mengajarkan ilmu agama saja tetapi juga TPQ yang berbasis entrepreneur dengan memberikan pelatihan-pelatihan kerja sehingga pada waktunya, TPQ bisa menghidupi kegiatan intern secara mandiri. Dengan demikian, para santri bisa mandiri ketika dilepas/ kembali mengabdi ke masyarakat.


***